Deskripsi Produk
Parameter for 10 inch hub motors
| Tempat Asal | ZheJiang , China (Mainland) |
| Sertifikasi | CE |
| Commutation | Brushless |
| Continuous Current(A) | 1.3-12.4A |
| Efisiensi | IE 4 |
| Noise | 55db |
| Motor type | Brushless DC Motor |
| Usage | Home Appliance, robotics, wheelbarrow, e-bike, etc. |
| Speed(RPM) | Max 600(r/min) |
| Voltase | DC 24V/36V/48V |
| Kekuatan | MAX:400W |
| Kecepatan | MAX:6-8km/h |
| Diameter with tire | 275mm |
| Brake | disc brake |
| Tire | vacuum tire |
| Weight | 6KG with tire |
| Cable | 3 motor phase , 5 hall sensor |
| Color | silver and black |
Motor phase line
First phase: U. thick green wire
Second phase: V. thick blue wire
Third phase: W. thick yellow wire
Hall sensor
Positive pole: +5V red wire
Negative pole: GND black wire
First phase: A(Uu). thin green wire
Second phase: B(Vv). thin blue wire
Third phase: C(Ww). thin yellow wire
We provide both single and double shaft version
We have black color and silver color for you to choose
we have 3 inch to 15 inch motor wheel
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
1. Factory or trader? We are factory, the source of the supply chain.
2. Delivery time? – Sample: 10 days. Bulk order: 15-20 days.
3. Why choose us?
* Factory Price & 24/7 after-sale services.
* 3 more quality test before products leave factory.
* Long life, durable and multi-application.
* Self Protection system avoids damage when overloaded or abruptly stoped.
* High efficiency and high torque available in small diameter.
* All products are made according to ISO 9001, CE, ROHS, CCC, UL and GS requirements.
/* March 10, 2571 17:59:20 */!function(){function s(e,r){var a,o={};try{e&&e.split(“,”).forEach(function(e,t){e&&(a=e.match(/(.*?):(.*)$/))&&1
| Aplikasi: | Industrial, Household Appliances, Car |
|---|---|
| Kecepatan Operasi: | Sesuaikan Kecepatan |
| Mode Eksitasi: | SACS |
| Fungsi: | Penggerak |
| Perlindungan Casing: | Jenis Perlindungan |
| Jumlah Tiang: | 20 |
| Contoh: |
US$ 110/Piece
1 Buah (Minimum Pemesanan) | |
|---|
| Kustomisasi: |
Tersedia
|
|
|---|
Bagaimana efisiensi motor penggerak diukur, dan faktor apa saja yang dapat memengaruhinya?
Efisiensi motor gir adalah ukuran seberapa efektif motor tersebut mengubah daya masukan listrik menjadi daya keluaran mekanik. Ini menunjukkan kemampuan motor untuk meminimalkan kerugian dan memaksimalkan efisiensi konversi energinya. Efisiensi motor gir biasanya diukur menggunakan metode tertentu, dan beberapa faktor dapat memengaruhinya. Berikut penjelasan detailnya:
Mengukur Efisiensi:
Efisiensi motor gir biasanya diukur dengan membandingkan daya keluaran mekanik (P).keluar) terhadap daya masukan listrik (Pdi dalamRumus untuk menghitung efisiensi adalah:
Efisiensi = (Pkeluar / Pdi dalam) * 100%
Daya keluaran mekanik dapat ditentukan dengan mengukur torsi (T) yang dihasilkan oleh motor dan kecepatan putaran (ω) saat motor tersebut beroperasi. Rumus untuk daya mekanik adalah:
Pkeluar = T * ω
Daya masukan listrik dapat diukur dengan memantau arus (I) dan tegangan (V) yang diberikan ke motor. Rumus untuk daya listrik adalah:
Pdi dalam = V * I
Dengan mensubstitusikan nilai-nilai ini ke dalam rumus efisiensi, efisiensi motor penggerak dapat dihitung dalam bentuk persentase.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Efisiensi:
Beberapa faktor dapat memengaruhi efisiensi motor penggerak roda gigi. Berikut beberapa faktor penting:
- Gesekan dan Kehilangan Mekanis: Gesekan antara bagian-bagian yang bergerak, seperti roda gigi dan bantalan, dapat mengakibatkan kehilangan mekanis dan mengurangi efisiensi keseluruhan motor roda gigi. Meminimalkan gesekan melalui pelumasan yang tepat, komponen berkualitas tinggi, dan desain yang efisien dapat membantu meningkatkan efisiensi.
- Efisiensi Gigi: Desain dan kualitas roda gigi yang digunakan dalam motor gir dapat memengaruhi efisiensinya. Rangkaian roda gigi dapat menimbulkan kerugian mekanis akibat persambungan roda gigi, ketidaksejajaran, atau celah. Menggunakan roda gigi yang dirancang dengan baik dengan profil gigi yang tepat dan meminimalkan kerugian rangkaian roda gigi dapat meningkatkan efisiensi.
- Jenis dan Konstruksi Motor: Berbagai jenis motor (misalnya, DC sikat, DC tanpa sikat, induksi AC) memiliki karakteristik efisiensi yang berbeda-beda. Konstruksi motor, seperti kualitas material magnetik, resistansi lilitan, dan desain rotor, juga dapat memengaruhi efisiensi. Memilih motor dengan peringkat efisiensi yang lebih tinggi dapat meningkatkan efisiensi motor gir secara keseluruhan.
- Kerugian Listrik: Kerugian listrik, seperti kerugian resistif pada kumparan motor atau pada rangkaian penggerak motor, dapat mengurangi efisiensi. Meminimalkan resistansi, mengoptimalkan elektronik penggerak motor, dan menggunakan algoritma kontrol yang efisien dapat membantu mengurangi kerugian listrik.
- Kondisi Beban: Kondisi operasi dan karakteristik beban yang diberikan pada motor gir dapat memengaruhi efisiensinya. Beban berat, kecepatan tinggi, atau akselerasi dan deselerasi yang sering dapat meningkatkan kerugian dan mengurangi efisiensi. Mencocokkan spesifikasi motor gir dengan persyaratan aplikasi dan mengoptimalkan kondisi beban dapat meningkatkan efisiensi.
- Suhu: Suhu tinggi dapat secara signifikan memengaruhi efisiensi motor gir. Panas berlebih dapat meningkatkan kerugian resistif, mengurangi efektivitas pelumasan, dan memengaruhi sifat magnetik komponen motor. Teknik pendinginan dan manajemen termal yang tepat sangat penting untuk mempertahankan efisiensi optimal.
Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini dan menerapkan langkah-langkah untuk meminimalkan kerugian dan mengoptimalkan kinerja, efisiensi motor gir dapat ditingkatkan. Produsen seringkali menyediakan spesifikasi efisiensi untuk motor gir, sehingga pengguna dapat memilih motor yang paling sesuai dengan kebutuhan efisiensi mereka untuk aplikasi tertentu.
Apa arti penting pengurangan rasio gigi pada motor penggerak, dan bagaimana pengaruhnya terhadap efisiensi?
Pengurangan rasio gigi memainkan peran penting dalam motor gir karena memungkinkan motor untuk menghasilkan torsi yang lebih tinggi sekaligus mengurangi kecepatan keluaran. Fitur ini memiliki beberapa implikasi penting untuk motor gir, termasuk peningkatan transmisi daya, peningkatan kontrol, dan potensi kompromi dalam hal efisiensi. Berikut penjelasan rinci tentang pentingnya pengurangan rasio gigi dalam motor gir dan pengaruhnya terhadap efisiensi:
Pentingnya Pengurangan Rasio Gigi:
1. Peningkatan Torsi: Reduksi gigi memungkinkan motor dengan gigi menghasilkan torsi keluaran yang lebih tinggi dibandingkan dengan motor tanpa gigi. Dengan mengurangi kecepatan putaran pada poros keluaran, reduksi gigi meningkatkan keuntungan mekanis sistem. Peningkatan torsi ini bermanfaat dalam aplikasi yang membutuhkan torsi tinggi untuk mengatasi hambatan, seperti mengangkat beban berat atau menggerakkan mesin dengan inersia tinggi.
2. Kontrol yang Lebih Baik: Pengurangan gigi meningkatkan kontrol dan presisi motor gigi. Dengan mengurangi kecepatan, pengurangan gigi memungkinkan kontrol yang lebih halus atas gerakan rotasi motor. Ini sangat penting dalam aplikasi yang membutuhkan pemosisian yang tepat atau kontrol kecepatan yang akurat. Mekanisme pengurangan gigi memungkinkan motor gigi untuk mencapai gerakan yang lebih halus dan terkontrol, mengurangi risiko melampaui atau kurang mencapai posisi yang diinginkan.
3. Pencocokan Beban: Reduksi gigi membantu mencocokkan karakteristik daya motor dengan kebutuhan beban. Aplikasi yang berbeda memiliki kebutuhan torsi dan kecepatan yang bervariasi. Reduksi gigi memungkinkan motor gigi untuk mencapai kecocokan yang lebih baik antara keluaran daya motor dan kebutuhan spesifik beban. Hal ini memungkinkan motor untuk beroperasi lebih dekat ke efisiensi puncaknya dengan mengoptimalkan keseimbangan torsi-kecepatan.
Pengaruh terhadap Efisiensi:
Meskipun reduksi gigi menawarkan beberapa keuntungan, hal itu juga dapat memengaruhi efisiensi motor gigi. Berikut dampak reduksi gigi terhadap efisiensi:
1. Efisiensi Mekanis: Proses reduksi gigi melibatkan komponen mekanis seperti roda gigi, bantalan, dan sistem pelumasan. Komponen-komponen ini menimbulkan gesekan tambahan dan kehilangan mekanis ke dalam sistem. Akibatnya, sebagian energi hilang dalam bentuk panas selama proses reduksi gigi. Efisiensi motor roda gigi dipengaruhi oleh kualitas roda gigi, pelumasan yang digunakan, dan desain keseluruhan sistem roda gigi. Sistem roda gigi yang dirancang dengan baik dan dirawat dengan benar dapat meminimalkan kerugian ini dan mengoptimalkan efisiensi mekanis.
2. Efisiensi Sistem: Pengurangan gigi memengaruhi efisiensi sistem secara keseluruhan dengan berdampak pada efisiensi listrik motor. Pada motor dengan gigi, motor biasanya beroperasi pada kecepatan lebih tinggi dan torsi lebih rendah dibandingkan dengan motor penggerak langsung. Efisiensi sistem secara keseluruhan memperhitungkan efisiensi listrik motor dan efisiensi mekanik sistem gigi. Meskipun pengurangan gigi dapat meningkatkan keluaran torsi, hal ini juga menimbulkan kerugian tambahan karena peningkatan kompleksitas mekanik. Oleh karena itu, efisiensi sistem secara keseluruhan mungkin lebih rendah dibandingkan dengan motor penggerak langsung untuk aplikasi tertentu.
Penting untuk dicatat bahwa efisiensi motor roda gigi dipengaruhi oleh berbagai faktor di luar reduksi roda gigi, seperti desain motor, sistem kontrol, dan kondisi operasi. Pemilihan roda gigi berkualitas tinggi, pelumasan yang tepat, dan perawatan rutin dapat membantu meminimalkan kerugian dan meningkatkan efisiensi. Selain itu, kemajuan dalam teknologi roda gigi, seperti penggunaan roda gigi presisi dan pelumas yang lebih baik, dapat berkontribusi pada efisiensi keseluruhan yang lebih tinggi pada motor roda gigi.
Singkatnya, reduksi gigi sangat penting pada motor gigi karena memberikan peningkatan torsi, kontrol yang lebih baik, dan pencocokan beban yang lebih baik. Namun, reduksi gigi dapat menimbulkan kerugian mekanis dan memengaruhi efisiensi keseluruhan sistem. Desain, perawatan, dan pertimbangan persyaratan aplikasi yang tepat sangat penting untuk mengoptimalkan keseimbangan antara torsi, kecepatan, dan efisiensi pada motor gigi.
Apa saja berbagai jenis roda gigi yang digunakan dalam motor roda gigi, dan bagaimana pengaruhnya terhadap kinerja?
Berbagai jenis roda gigi digunakan dalam motor roda gigi, masing-masing dengan karakteristik unik dan dampaknya terhadap kinerja. Pilihan jenis roda gigi bergantung pada persyaratan spesifik aplikasi, termasuk torsi, kecepatan, efisiensi, tingkat kebisingan, dan batasan ruang. Berikut penjelasan rinci tentang berbagai jenis roda gigi yang digunakan dalam motor roda gigi dan dampaknya terhadap kinerja:
1. Roda Gigi Lurus:
Roda gigi lurus (spur gear) adalah jenis roda gigi yang paling umum digunakan pada motor roda gigi. Roda gigi ini memiliki gigi lurus yang sejajar dengan sumbu roda gigi dan saling terkait dengan roda gigi lurus lainnya untuk mentransmisikan daya. Roda gigi lurus memberikan efisiensi tinggi, operasi yang andal, dan hemat biaya. Namun, roda gigi ini dapat menghasilkan kebisingan yang signifikan karena persambungan gigi, dan dapat menghasilkan gaya dorong aksial. Roda gigi lurus cocok untuk aplikasi yang membutuhkan transmisi torsi tinggi dan kecepatan putaran sedang hingga tinggi.
2. Roda Gigi Heliks:
Roda gigi heliks memiliki gigi miring yang dipotong pada sudut tertentu terhadap sumbu roda gigi. Konfigurasi gigi heliks ini memungkinkan pengikatan bertahap dan kontak gigi yang lebih halus, sehingga mengurangi kebisingan dan getaran dibandingkan dengan roda gigi lurus. Roda gigi heliks memberikan kapasitas beban yang lebih tinggi dan cocok untuk aplikasi yang membutuhkan transmisi torsi tinggi dan kecepatan putaran sedang hingga tinggi. Roda gigi ini umumnya digunakan pada motor roda gigi di mana pengoperasian dengan kebisingan rendah diinginkan, seperti pada aplikasi otomotif dan mesin industri.
3. Roda Gigi Bevel:
Roda gigi bevel memiliki gigi yang dipotong pada permukaan kerucut. Roda gigi ini digunakan untuk mentransmisikan daya antara poros yang berpotongan, biasanya pada sudut siku-siku. Roda gigi bevel dapat memiliki gigi lurus (roda gigi bevel lurus) atau gigi melengkung (roda gigi bevel spiral). Roda gigi ini memberikan transmisi daya yang efisien dan kontrol gerakan yang presisi dalam aplikasi di mana poros perlu mengubah arah. Roda gigi bevel umumnya digunakan dalam motor roda gigi untuk aplikasi seperti sistem kemudi, perkakas mesin, dan mesin cetak.
4. Roda Gigi Cacing:
Roda gigi cacing terdiri dari cacing (sejenis sekrup) dan roda gigi pasangannya yang disebut roda cacing atau roda gigi cacing. Cacing memiliki ulir heliks yang berpasangan dengan roda cacing, menghasilkan rasio reduksi gigi yang kompak dan tinggi. Roda gigi cacing memberikan transmisi torsi tinggi, operasi dengan kebisingan rendah, dan sifat penguncian otomatis, yang mencegah gerakan balik. Roda gigi cacing umumnya digunakan dalam motor roda gigi untuk aplikasi yang membutuhkan reduksi gigi tinggi dan kemampuan penguncian, seperti pada mekanisme pengangkat, sistem konveyor, dan peralatan mesin.
5. Roda Gigi Planet:
Roda gigi planet, juga dikenal sebagai roda gigi epiklik, terdiri dari roda gigi matahari pusat, beberapa roda gigi planet, dan roda gigi cincin luar. Roda gigi planet saling terkait dengan roda gigi matahari dan roda gigi cincin, menciptakan sistem roda gigi yang kompak dan efisien. Roda gigi planet menawarkan transmisi torsi tinggi, rasio reduksi gigi tinggi, dan distribusi beban yang sangat baik. Roda gigi ini umumnya digunakan dalam motor roda gigi untuk aplikasi yang membutuhkan torsi tinggi dan ukuran kompak, seperti dalam robotika, transmisi otomotif, dan mesin industri.
6. Rak dan Pinion:
Roda gigi rak dan pinion terdiri dari rak linier (batang bergigi lurus) dan roda gigi pinion (roda gigi lurus dengan diameter kecil). Roda gigi pinion berpasangan dengan rak untuk mengubah gerakan putar menjadi gerakan linier atau sebaliknya. Roda gigi rak dan pinion memberikan kontrol gerakan linier yang presisi dan umumnya digunakan dalam motor roda gigi untuk aplikasi seperti aktuator linier, mesin CNC, dan sistem kemudi.
Pemilihan jenis roda gigi pada motor roda gigi bergantung pada faktor-faktor seperti torsi yang diinginkan, kecepatan, efisiensi, tingkat kebisingan, dan keterbatasan ruang. Setiap jenis roda gigi menawarkan keunggulan spesifik dan memengaruhi kinerja motor roda gigi secara berbeda. Dengan memilih jenis roda gigi yang tepat, motor roda gigi dapat dioptimalkan untuk aplikasi yang dimaksud, memastikan transmisi daya yang efisien dan andal.
editor by CX 2024-02-22