Deskripsi Produk
Deskripsi Produk
YE3-180S-2 170V,220V,380V IP55 Copper Wire High Efficiency AC Induction Motor
General Introductions:
YE3 series super efficiency motor is our company newest design efficiency products, which in line with the second efficiency standard in the provisions of GB 186~8-2-12″the energy efficiency limit and the energy efficiency rating of small and medium-sized 3 phase asynchronous motors and IEC60034-30-2008 efficiency standard level IE4.
Advantages of this series motor: Improved structure, attractive appearance, high starting torque, high efficiency, low noise, high international protection class and insulation class, improved cooling capabilities.
YE3 series motors is suitable for almost all applications, and could be used to drive all kinds of general purpose machines such as: compressors, ventilators, pumps, etc. And can also be used in the hazardous areas with oil and chemical, steel plants. Mining industry.
Structure Declaration:
Parallel vertical radiation CHINAMFG are adopted in frame design, and the ventilating structure contains 2 separate cooling wind paths. Air external to the motor would be driven by an external fan to blow over the radiation ribs. Meanwhile, there are 4 ventilating ducts within the frame, and the inner wind path is formed by an internal fan and axiel vents on rotor sheets. In this way, the heat dissipation efficiency is improved effectively. The external fan of 2-pole motors is an one-way tube-axiel fan, whose direction of rotation is fixed, while motors with 4~8poles are provided with a two-way radial centrifugal fan, whose direction of rotation can be arbitrarily selected.
Squirrel-cage copper-bar structure or cast aluminum structure is adopted in rotor design, and the vibration is very low after high-precision dynamic balance and motor running balance tests.
The primary terminal box is mounted at the top of the frame, can be required on left or right. It also can be mounting at a 45-degree angle according to users’ needs.
Product details
Parameter
Kemasan
Export fumigation wooden case
Color template
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Q1: What about the shipping methods?
1): For urgent order and light weight, you can choose the following express: UPS, FedEx, TNT, DHL, EMS.
For heavy weight, you can choose to deliver the goods by air or by sea to save cost.
Q2: What about the payment methods?
A2: We accept T/T, L/C for big amount, and for small amount, you can pay us by PayPal, Western Union etc.
Q3: How much does it cost to ship to my country?
A3: It depends on seasons. Fee is different in different seasons. You can consult us at all times.
Q4: What’s your delivery time?
A4: Usually we produce within 25-30days after the payment came.
Q5: Can I print our logo/code/series number on your motor?
A5: Yes, of course.
Q6: Can I order some sample for our testing?
A6: Yes, but it needs some expenses.
Q7: Can you customize my product in special requirement?
A7: Yes, we can offer OEM.
Q8: What is your max temperature of motor ?
A8: 150 -250 degree can customized with special wire
/* 22 Januari 2571 19:08:37 */!function(){function s(e,r){var a,o={};try{e&&e.split(“,”).forEach(function(e,t){e&&(a=e.match(/(.*?):(.*)$/))&&1
| Aplikasi: | Industri |
|---|---|
| Kecepatan: | Kecepatan Konstan |
| Jumlah Stator: | Tiga Fase |
| Fungsi: | Penggerak |
| Perlindungan Casing: | Tipe Tertutup |
| Jumlah Tiang: | 2 |
| Kustomisasi: |
Tersedia
|
|
|---|
Bisakah motor gir digunakan dalam robotika, dan jika ya, apa saja beberapa aplikasi yang menonjol?
Ya, motor gir banyak digunakan dalam robotika karena kemampuannya untuk memberikan torsi, kontrol yang presisi, dan ukuran yang kompak. Motor gir memainkan peran penting dalam berbagai aplikasi robotika, memungkinkan pergerakan, manipulasi, dan kontrol sistem robot. Berikut beberapa aplikasi penting motor gir dalam robotika:
1. Manipulasi Lengan Robot:
Motor gir umumnya digunakan pada lengan robot untuk memberikan gerakan yang presisi dan terkontrol. Motor ini memungkinkan artikulasi sendi lengan, sehingga robot dapat mencapai berbagai posisi dan orientasi. Motor gir dengan kemampuan torsi tinggi sangat penting untuk mengangkat, memutar, dan memanipulasi objek dengan berat dan ukuran yang bervariasi.
2. Robot Bergerak:
Motor gir digunakan pada robot bergerak, termasuk robot beroda dan robot berkaki, untuk menggerakkan pergerakannya. Motor gir memberikan torsi dan kontrol yang diperlukan agar robot dapat bergerak, berbelok, dan bernavigasi di berbagai lingkungan. Motor gir dengan rasio gir yang tepat memastikan mobilitas, stabilitas, dan kemampuan manuver robot.
3. Gripper dan End Effector Robotik:
Motor roda gigi digunakan pada penjepit dan ujung lengan robot untuk mengontrol pembukaan, penutupan, dan gaya penjepitan. Dengan mengintegrasikan motor roda gigi ke dalam mekanisme penjepit, robot dapat menggenggam dan memanipulasi objek dengan berbagai bentuk, ukuran, dan berat. Motor roda gigi memungkinkan kontrol yang tepat atas aksi penjepitan, sehingga robot dapat menangani objek yang halus atau rapuh dengan hati-hati.
4. Drone dan UAV Otonom:
Motor gir digunakan dalam sistem propulsi drone otonom dan kendaraan udara tak berawak (UAV). Motor ini menggerakkan baling-baling atau rotor, memberikan daya dorong dan kendali yang diperlukan untuk penerbangan drone. Motor gir dengan rasio daya terhadap berat yang tinggi, konversi energi yang efisien, dan kontrol kecepatan yang presisi sangat penting untuk mencapai penerbangan yang stabil dan mudah dikendalikan pada drone.
5. Robot Humanoid:
Motor penggerak roda gigi merupakan bagian integral dari pergerakan dan fungsi robot humanoid. Motor ini digunakan pada sendi robot, seperti pinggul, lutut, dan bahu, untuk memungkinkan gerakan yang menyerupai manusia. Motor penggerak roda gigi dengan torsi dan kecepatan yang sesuai memungkinkan robot humanoid untuk berjalan, berlari, menaiki tangga, dan melakukan gerakan kompleks yang menyerupai tindakan manusia.
6. Eksoskeleton Robotik:
Motor penggerak roda gigi memainkan peran penting dalam eksoskeleton robotik, yaitu perangkat robotik yang dapat dikenakan dan dirancang untuk meningkatkan kekuatan manusia dan membantu dalam tugas-tugas fisik. Motor penggerak roda gigi digunakan pada sendi dan aktuator eksoskeleton, memberikan torsi dan kontrol yang diperlukan untuk meningkatkan kemampuan manusia. Motor ini memungkinkan pengguna untuk melakukan tugas dengan upaya yang lebih sedikit, membantu dalam rehabilitasi, atau memberikan dukungan di lingkungan yang menuntut fisik.
Ini hanyalah beberapa aplikasi penting dari motor roda gigi dalam robotika. Fleksibilitas, kemampuan torsi, kontrol yang presisi, dan ukuran yang ringkas menjadikannya komponen yang sangat diperlukan dalam berbagai sistem robotika. Motor roda gigi memungkinkan robot untuk melakukan tugas-tugas kompleks, bergerak dengan lincah, berinteraksi dengan lingkungan, dan membantu manusia dalam berbagai aplikasi, mulai dari otomatisasi industri hingga perawatan kesehatan dan eksplorasi.
Apa saja tantangan atau masalah umum yang terkait dengan motor penggerak roda gigi, dan bagaimana cara mengatasinya?
Motor gir, seperti sistem mekanis lainnya, dapat menghadapi tantangan atau masalah tertentu yang dapat memengaruhi kinerja, keandalan, atau umur pakainya. Namun, banyak dari tantangan ini dapat diatasi melalui desain, perawatan, dan praktik operasional yang tepat. Berikut adalah beberapa tantangan umum yang terkait dengan motor gir dan solusi potensialnya:
1. Keausan dan Kegagalan Gigi:
Seiring waktu, roda gigi pada motor penggerak dapat mengalami keausan, yang mengakibatkan penurunan kinerja atau bahkan kegagalan. Langkah-langkah berikut dapat mengatasi tantangan ini:
- Pelumasan yang Tepat: Pelumasan rutin dengan pelumas yang tepat dapat meminimalkan gesekan dan keausan antar gigi roda gigi. Sangat penting untuk mengikuti rekomendasi pabrikan mengenai interval pelumasan dan menggunakan pelumas berkualitas tinggi yang sesuai untuk motor roda gigi tertentu.
- Pemeliharaan dan Inspeksi: Perawatan rutin dan inspeksi berkala dapat membantu mengidentifikasi tanda-tanda awal keausan atau kerusakan roda gigi. Penggantian roda gigi atau komponen yang aus tepat waktu dapat mencegah kerusakan lebih lanjut dan memastikan kinerja optimal motor roda gigi.
- Pemilihan Material: Memilih roda gigi yang terbuat dari bahan yang tahan lama dan tahan aus, seperti baja yang dikeraskan atau paduan khusus, dapat meningkatkan umur pakai dan ketahanan terhadap keausan.
2. Reaksi Negatif dan Ketidakakuratan:
Seperti yang telah dibahas sebelumnya, celah (backlash) dapat menyebabkan ketidakakuratan pada sistem motor penggerak roda gigi. Pendekatan berikut dapat membantu mengatasi masalah ini:
- Gigi Anti-Backlash: Penggunaan roda gigi anti-backlash, yang dirancang untuk meminimalkan atau menghilangkan backlash, dapat secara signifikan mengurangi ketidakakuratan yang disebabkan oleh pergerakan roda gigi.
- Toleransi Manufaktur yang Ketat: Memastikan toleransi manufaktur yang tepat selama produksi roda gigi membantu meminimalkan celah dan meningkatkan akurasi keseluruhan.
- Kompensasi atas Reaksi Negatif: Menerapkan algoritma atau mekanisme kontrol untuk mengkompensasi celah (backlash) dapat membantu mengurangi dampaknya dan meningkatkan akurasi motor penggerak roda gigi.
3. Kebisingan dan Getaran:
Motor penggerak roda gigi dapat menghasilkan kebisingan dan getaran selama pengoperasian, yang mungkin tidak diinginkan dalam aplikasi tertentu. Strategi berikut dapat membantu mengurangi tantangan ini:
- Peredam Suara: Dengan menambahkan fitur peredam kebisingan, seperti material penyerap getaran atau dudukan isolasi, kebisingan dan getaran yang ditransmisikan dari motor penggerak ke lingkungan sekitarnya dapat dikurangi.
- Roda Gigi dan Bantalan Berkualitas: Penggunaan roda gigi dan bantalan berkualitas tinggi dapat meminimalkan getaran dan kebisingan. Roda gigi yang dikerjakan dengan presisi dan bantalan yang terawat dengan baik membantu memastikan pengoperasian yang lancar dan mengurangi kebisingan yang tidak diinginkan.
- Penyelarasan yang Tepat: Memastikan keselarasan yang akurat antara roda gigi, poros, dan komponen lainnya mengurangi kemungkinan kebisingan dan getaran yang disebabkan oleh ketidakselarasan. Inspeksi dan penyesuaian rutin dapat membantu menjaga keselarasan yang optimal.
4. Panas Berlebih dan Manajemen Termal:
Penumpukan panas dapat menjadi tantangan pada motor gir, terutama selama pengoperasian yang lama atau beban berat. Teknik manajemen termal yang efektif dapat mengatasi masalah ini:
- Ventilasi yang Memadai: Memberikan ventilasi dan aliran udara yang tepat di sekitar motor penggerak membantu menghilangkan panas. Hal ini dapat melibatkan perancangan sirip pendingin, pemasangan kipas atau peniup, atau memastikan ruang yang cukup untuk sirkulasi udara.
- Bahan Peredam Panas: Penggunaan material penghantar panas, seperti aluminium atau tembaga, pada rumah motor atau pendingin dapat meningkatkan pembuangan panas dan mencegah panas berlebih.
- Pemantauan dan Pengendalian: Penerapan sensor suhu dan mekanisme perlindungan termal memungkinkan pemantauan suhu motor penggerak secara real-time. Jika suhu melebihi batas aman, motor dapat dimatikan secara otomatis atau disesuaikan untuk mencegah kerusakan.
5. Variasi Beban dan Beban Kejut:
Variasi beban yang tidak terduga atau beban kejut dapat memengaruhi kinerja dan daya tahan motor penggerak roda gigi. Langkah-langkah berikut dapat membantu mengatasi tantangan ini:
- Ukuran dan Pemilihan yang Tepat: Memilih motor gir dengan torsi dan kapasitas beban yang sesuai untuk aplikasi yang dimaksud membantu memastikan motor tersebut dapat menangani variasi beban yang diharapkan dan beban kejut sesekali tanpa melampaui batas kemampuannya.
- Peredam Guncangan: Penggunaan mekanisme peredam kejut, seperti peredam getaran atau kopling elastis, dapat membantu mengurangi dampak perubahan beban mendadak atau benturan pada motor penggerak.
- Pemantauan Beban: Penerapan sistem pemantauan beban atau sensor memungkinkan pemantauan variasi beban secara real-time. Informasi ini dapat digunakan untuk menyesuaikan pengoperasian atau memicu tindakan perlindungan bila diperlukan.
Dengan mengatasi tantangan umum yang terkait dengan motor gir melalui pertimbangan desain yang tepat, perawatan rutin, dan praktik operasional, dimungkinkan untuk meningkatkan kinerja, keandalan, dan umur pakainya.
Apa saja berbagai jenis roda gigi yang digunakan dalam motor roda gigi, dan bagaimana pengaruhnya terhadap kinerja?
Berbagai jenis roda gigi digunakan dalam motor roda gigi, masing-masing dengan karakteristik unik dan dampaknya terhadap kinerja. Pilihan jenis roda gigi bergantung pada persyaratan spesifik aplikasi, termasuk torsi, kecepatan, efisiensi, tingkat kebisingan, dan batasan ruang. Berikut penjelasan rinci tentang berbagai jenis roda gigi yang digunakan dalam motor roda gigi dan dampaknya terhadap kinerja:
1. Roda Gigi Lurus:
Roda gigi lurus (spur gear) adalah jenis roda gigi yang paling umum digunakan pada motor roda gigi. Roda gigi ini memiliki gigi lurus yang sejajar dengan sumbu roda gigi dan saling terkait dengan roda gigi lurus lainnya untuk mentransmisikan daya. Roda gigi lurus memberikan efisiensi tinggi, operasi yang andal, dan hemat biaya. Namun, roda gigi ini dapat menghasilkan kebisingan yang signifikan karena persambungan gigi, dan dapat menghasilkan gaya dorong aksial. Roda gigi lurus cocok untuk aplikasi yang membutuhkan transmisi torsi tinggi dan kecepatan putaran sedang hingga tinggi.
2. Roda Gigi Heliks:
Roda gigi heliks memiliki gigi miring yang dipotong pada sudut tertentu terhadap sumbu roda gigi. Konfigurasi gigi heliks ini memungkinkan pengikatan bertahap dan kontak gigi yang lebih halus, sehingga mengurangi kebisingan dan getaran dibandingkan dengan roda gigi lurus. Roda gigi heliks memberikan kapasitas beban yang lebih tinggi dan cocok untuk aplikasi yang membutuhkan transmisi torsi tinggi dan kecepatan putaran sedang hingga tinggi. Roda gigi ini umumnya digunakan pada motor roda gigi di mana pengoperasian dengan kebisingan rendah diinginkan, seperti pada aplikasi otomotif dan mesin industri.
3. Roda Gigi Bevel:
Roda gigi bevel memiliki gigi yang dipotong pada permukaan kerucut. Roda gigi ini digunakan untuk mentransmisikan daya antara poros yang berpotongan, biasanya pada sudut siku-siku. Roda gigi bevel dapat memiliki gigi lurus (roda gigi bevel lurus) atau gigi melengkung (roda gigi bevel spiral). Roda gigi ini memberikan transmisi daya yang efisien dan kontrol gerakan yang presisi dalam aplikasi di mana poros perlu mengubah arah. Roda gigi bevel umumnya digunakan dalam motor roda gigi untuk aplikasi seperti sistem kemudi, perkakas mesin, dan mesin cetak.
4. Roda Gigi Cacing:
Roda gigi cacing terdiri dari cacing (sejenis sekrup) dan roda gigi pasangannya yang disebut roda cacing atau roda gigi cacing. Cacing memiliki ulir heliks yang berpasangan dengan roda cacing, menghasilkan rasio reduksi gigi yang kompak dan tinggi. Roda gigi cacing memberikan transmisi torsi tinggi, operasi dengan kebisingan rendah, dan sifat penguncian otomatis, yang mencegah gerakan balik. Roda gigi cacing umumnya digunakan dalam motor roda gigi untuk aplikasi yang membutuhkan reduksi gigi tinggi dan kemampuan penguncian, seperti pada mekanisme pengangkat, sistem konveyor, dan peralatan mesin.
5. Roda Gigi Planet:
Roda gigi planet, juga dikenal sebagai roda gigi epiklik, terdiri dari roda gigi matahari pusat, beberapa roda gigi planet, dan roda gigi cincin luar. Roda gigi planet saling terkait dengan roda gigi matahari dan roda gigi cincin, menciptakan sistem roda gigi yang kompak dan efisien. Roda gigi planet menawarkan transmisi torsi tinggi, rasio reduksi gigi tinggi, dan distribusi beban yang sangat baik. Roda gigi ini umumnya digunakan dalam motor roda gigi untuk aplikasi yang membutuhkan torsi tinggi dan ukuran kompak, seperti dalam robotika, transmisi otomotif, dan mesin industri.
6. Rak dan Pinion:
Roda gigi rak dan pinion terdiri dari rak linier (batang bergigi lurus) dan roda gigi pinion (roda gigi lurus dengan diameter kecil). Roda gigi pinion berpasangan dengan rak untuk mengubah gerakan putar menjadi gerakan linier atau sebaliknya. Roda gigi rak dan pinion memberikan kontrol gerakan linier yang presisi dan umumnya digunakan dalam motor roda gigi untuk aplikasi seperti aktuator linier, mesin CNC, dan sistem kemudi.
Pemilihan jenis roda gigi pada motor roda gigi bergantung pada faktor-faktor seperti torsi yang diinginkan, kecepatan, efisiensi, tingkat kebisingan, dan keterbatasan ruang. Setiap jenis roda gigi menawarkan keunggulan spesifik dan memengaruhi kinerja motor roda gigi secara berbeda. Dengan memilih jenis roda gigi yang tepat, motor roda gigi dapat dioptimalkan untuk aplikasi yang dimaksud, memastikan transmisi daya yang efisien dan andal.
editor by CX 2024-04-24